Saturday, April 22, 2017

Salam “Unggul, Kreatif, dan Mandiri” DUTA KAMPUS 2017



Salam “Unggul, Kreatif, dan Mandiri”
DUTA KAMPUS 2017

Gambar 1 : suasan acara di atas panggung
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta dengan bangga menyambut Duta Kampus 2017. Setelah satu setengah bulan proses pemilihan akhirnya Rabu malam(05/04/2017) terpilih Duta Kampus 2017. Dari mulai babak penyisihan sampai pada puncak malam grand final malam ini. Malam penobatan dilakukan di Auditorium Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. 

Gambar 2 : pemenang juara 1 putra dan putri duta kampus Poltekkes kemenkes jogja tahun 2017
Bapak Yanuar Amin, S.SiT, SH sebagai Pembina dalam pemilihan Duta Kampus dan Syaifullah Anwar wakil I Duta Kampus 2016 sebagai ketua panitianya. Proses penyeleksian yang cukup lama dimaksudkan untuk mencari finalis yang memiliki etika bakat dan kecerdasan yang luar biasa. Finalis yang lolos pada seleksi tahap pertama adalah 28 finalis yang kemudian tereliminasi 6 finalis, pada malam puncak grand final seluruh finalis tersisa 22 tampil menghiasi panggung grand final Pemilihan Duta Kampus yang berakhir pada 6 finalis tersisa yang menjadi 3 pasangan. Pada babak penyisihan terakhir para finalis mendapat pertanyaan dari para juri yang hadir, juri yang hadir pada malam grand final yaitu Zulfambara R.A ( Dimas DIY 2014), Ibu Sari Hastuti, S.SiT, MPH( Pembantu Pudir III), Bapak Yanuar Amin, S.SiT, SH (Pembina Acara), Miss Rida (Presenter JogjaTV), Mr. Puthut Ardianto ( Direktur American Corner UMY) tak ketinggalan juga Bapak Abidillah Mursyid SKM, MKes selaku direktur Poltekkes Kemenkes Yogyakarta memberikan pertanyaan kepada salah satu finalis.

Gambar 3 : Syaifullah Anwar selaku ketua acara
Dan mereka yang terpilih menjadi Duta Kampus Poltekkes Yogyakarta 2017 adalah Danu Aprilianto D IV Keperawatan Gigi Tingkat 1 Duta Kampus Putra dan Quina Gloria Stephani Jurusan DIII Gizi Tingkat 1 Duta Kampus Putri. Mereka adalah mahasiswa mahasiswi yang cerdas, berbakat dan beretika. Dalam setahun kedepan akan mempromosikan Kampus Poltekkes Kemenkes Yogyakarta dengan keunggulan, kekreativitasan dan kemandiriannya.
“Harapan saya dengan terpilihnya duta kampus mereka harus lebih dari kami, bisa mengikuti lomba kedutaan diseluruh kota Yogyakarta dapat diikuti oleh Paduka( Paguyuban Duta Kampus).”Syaifullah Anwar

Acara penobatan Duta Kampus 2017 juga dihadiri oleh duta HIV/AIDS2016, dimas diajeng Jogja, dimas diajeng Bantul 2016, duta Musium 2016, duta Bahasa 2016, Xoxo Cici Jogja 2017, duta kampus Poltekkes Semarang dan duta kampus Universitas Aisiyah Yogyakarta. 



 

Diklat Satgas Ganbatte



Diklat Satgas Ganbatte

Pada Sabtu, 11 Maret 2017, UKM P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba) menyelenggarakan Diklat Satgas Ganbatte. Acara tersebut diselenggarakan di Auditorium Kampus Kebidanan. Acara tersebut mengambil tema, “Hindari Narkoba Raih Masa Depan Gemilang”. Acara yang merupakan kerjasama dengan BNN (Badan Narkotika Nasional) ini diikuti oleh 66 mahasiswa dan panitia yang berasal dari 6 jurusan di Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Ganbatte sendiri merupakan kepanjangan dari Gerakan Anti Narkoba Poltekkes.
Gambar 1 ; sambutan dari ibu sari

Diklat Satgas Ganbatte dimulai pada pukul 09.00 WIB. Diawali dengan pembacaan doa. Lalu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, dan Mars Poltekkes Kemenkes Yogyakarta yang dipimpin oleh saudari Vero. Acara selanjutnya adalah pemberian kata sambutan ketua panitia yang diwakili oleh saudari Septi. Panitia berharap acara diklat ini dapat bermanfaat dan dapat mewujudkan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta yang bebas dari NAPZA.

 Acara ke empat adalah sambutan oleh Pembantu Direktur III, Ibu Sari Hastuti, S.SiT, MPH. “Mahasiswa yang tertangkap membawa dan/atau menggunakan narkoba akan diberikan skorsing. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta juga sudah pernah bekerjasama dengan BNN, seperti saat PPSM Tahun 2016 yang lalu sudah diberikan pengenalan terhadap Narkoba oleh BNN. Dengan begitu diharapkan mahasiswa Poltekkkes Kemenkes Yogyakarta dapat terhindar dari penyalahgunaan Narkoba. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta sangat mendukung UKM P4GN ini dan sangat berharap agar UKM ini dapat berjalan dengan lancar”, tutur Ibu Sari.

Acara berikutnya adalah penyampaian materi mengenai pengenalan narkoba oleh Bapak Suharyono, S.I.P., selaku Kepala Seksi Pencegahan BNNP DIY. Sebelum dimulai materi dilakukan foto bersama. BNNP sangat mendukung UKM P4GN terutama dalam upaya membentengi diri dari NAPZA. DIY berada di urutan ke-8  jumlah penyalahgunaan Narkoba di Indonesia. “Jika mendapatkan kasus penyalahgunaan Narkoba disekitar kita dapat menghubungi nomor 085 200 800 300.”, kata Bapak Suharyono.

Gambar 2 : penyampaian materi oleh saudara dimas
Dilanjutkan dengan materi tentang kesatgasan dan Virus Biru oleh Saudara Dimas, selaku Sekertaris Jenderal Virus Biru. Virus Biru adalah perkumpulan satgas-satgas di Yogyakarta. Menurut Dimas, alasan kesatgasan diperlukan adalah karena kasus narkoba meningkat, untuk menyebarluaskan P4GN, pelajar lebih terbuka dengan temannya, merupakan tangan panjan BNNP dan BNNK, untuk membangun karakter bebas Narkoba. Satgas di Yogyakarta ada 30, namun yang masih aktif hanya 11.

Setelah penyampaian dua buah materi, acara dilanjutkan dengan hiburan berupa permainan akustik oleh mahasiswa dari 6 jurusan di Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Menyanyikan 7 buah judul lagu dan sukses membuat para pendengarnya terpukau.

Lalu, dilanjutkan dengan materi kesatgasan di kampus Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Diklat Satgas Ganbatte ini berjalan dengan lancar sampai akhir acara. Mahasiswa yang sudah mengikuti diklat ini dapat menjadi agen pemberantasan Narkoba di Yogyakarta(RED_jurnal).
 
FOTOGRAFER: Veni Rachmatunisa (DIV KEPERAWATAN/P07120215040)
REVIEW: Cahya Fitri Romadani (DIV JKG/P07125216002)


 Lampiran foto kegiatan ;