Thursday, August 18, 2016

Salam Merdeka  Untuk Indonesia ke-71 dari Poltekkes Kemenkes Yogyakarta 
Hari raya Indonesia. Ya 17 Agustus dan dimulai dari tahun 1945 yang ditandai dengan proklamasi kemerdekaan dari presiden revolusioner Ir.Soekarno. Terimakasih banyak untuk beliau, berkatnya kemarin kami dapat menyaksikan gagahnya saka merah putih berkibar tanpa ada gangguan dan tentunya dengan segenap kebanggaan. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta merayakan kemerdekaan bangsanya "INDONESIA" bukan hanya di tahun ini melainkan di setiap tahun. Meskipun hanya di laksanakan upacara bendera singkat dan tanpa pembacaan teks proklamasi namun kegiatan yang dipimpin oleh bapak Ngadiyono selaku komandan upacara ini bertujuan menjaga loyalitas cinta tanah air para civitas akademika Poltekkes Kemenkes Yogyakarta telah terlaksana dengan lancar. Upacara dimulai tepat pukul 07.15 setelah peserta yang terdiri civitas akademika keenam jurusan dan di dampingi oleh 20 mahasiswanya membuat barisan di tempat yang telah di sediakan. Sedangkan di bagian barat merupakan barisan direktorat dan anggota ormawa dan di sampingnya merupakan barisan dosen serta mahaiswa berprestasi.
Untuk tahun ini giliran jurusan Gizi yang mendapatkan tanggung jawab untuk penyelenggaraan upacara dirgahayu 71 Indonesia di Kampus terpadu Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Mulai dari petugas upacara, pembawa bendera hingga tim paduan suara. Semua dilakukan dengan sempurna meski persiapan hanya 2 hari. Jurusan Gizi tidak mengangap remeh tugas tersebutbab, baikk petugas dan pengibar bendera merupakan mahasiswa yang siap dan berpengalaman. Selain itu mereka dalam bimbingan bapak Djarot serta bapak Nur Hidayat. Menurut Dian Raharjanti yang bertugas sebagai pembawa bendera bahwa tugas ini bukan sebuah beban melainkan suatu kebanggaan tersendiri. "Mengemban kepercayaan yg sangat besar disitu lah yg membuat aku termotivasi untuk fokus, maksimal dalam bertugas." ujar nya setelah berhasil menjalankan tugas penting yang membawa nama baik dirinya maupun jurusan.

Esensi sebuah upacara kemerdekaan tak lengkap apabila tak ada pidato dari inspektur upacara. Bapak Abidilah M selaku direktur poltekkes Kemenkes menyampaikan pidato dari hamengkubuwono yang berisi ajakan untuk masyarakat Indonesia terutama masyarakat Yogyakarta agar bersemangat dalam kerja nyata membangun Indonesia. Setelah pembacaan amanat inspektur upacara di lanjutkan dengan nyanyian merdu Gita Suara Nutricia serta pemberian penghargaan bagi mahasiswa serta dosen berprestasi. Setelah serentetan kegiatan di laksanakan barulah acara ditutup dengan doa yang di bacakan oleh Wening gubernur jurusan Gizi 2016. (red.UKM Jurnalistik)




.


.

Monday, August 8, 2016

Ardika Noviyawan Putra Poltekkes yang Melebarkan Sayap

Sebagai Dimas Bantul 2016

Ardika Noviyawan, Putra Poltekkes Kemenkes Yogyakarta 2016 menjadi salah satu finalis dalam ajang pemilihan Dimas & Diajeng Bantul 2016 dengan nomor urut 07. Seperti halnya mitos mengatakan bahwa 7 adalah angka keberuntunggan begitu pula angka ini membawa pertanda keberuntungan untuknya. Dalam grand final pemilihan Dimas & Diajeng Bantul di Gedung Serbaguna ISI Yogyakarta, Sabtu malam (06/08/2016), laki-laki 19 tahun ini berhasil menyandang status sebagai Dimas Bantul 2016. Di awali dengan misi khusus sebagai putra Poltekkes 2016 yaitu membawa nama kampus kebanggaanya untuk lebih dikenal oleh masyarakat serta di ikuti dengan keinginan untuk membanggakan orangtua menjadi sebuah motivasi besar yang membawanya dalam kemenangan. 
Tidak berarti setelah mahasiswa kesehatan lingkungan yang akrab di panggil Dika menduduki tahtanya, lantas duduk manis dalam perayaan akan dirinya.  akantetapi dia memulai pemikirannya untuk melanjutkan langkah emas. "Langkah kedepan saya adalah meneruskan estafet kepengurusan Ikatan Duta Wisata Bantul dan menjalani tugas sebagai duta wisata, serta membuat inovasi program dalam rangka meningkatkan promosi wisata di Bantul” ungkap Dika.

Menurut laki-laki yang berdomisili di Baran, Srigading, Sanden, Bantul ini, seleksi yang dilakukan dari bulan Februari – Agustus meninggalkan kesan untuknya. “Saya merasa bangga dapat bertemu dengan para finalis yang hebat,” tutur laki-laki yang hobi merawat ikan hias ini. Seleksi terdiri atas berbagai macam program kegiatan, seperti kegiatan pembekalan, outbound, fieldtrip, fieldprogram, dan dilanjutkan dengan proses karantina di desa wisata tembi tepatnya di Omah Tembi selama 2 hari. Selain beberapa kegiatan tersebut, dilaksanakan pula malam unjuk bakat pada tanggal 27 Juli 2016 bertempat di Aitacaffe. “Karantina pada dasarnya merupakan kegiatan pembekalan, sharingtime, serta citytour” ucapnya.
Putra kedua dari dua bersaudara ini juga meceritakan tentang suka duka menjadi finalis Dimas & Diajeng Bantul, “Yang pasti harus membagi waktu antara kuliah dan seleksi, bahkan sakit karena terlalu padat kegiatan perkuliahan dan seleksi” kata Dimas Bantul 2016 ini. Tentunya kemenangan dalam pemilihan Dimas Diajeng Bantul yang dianggap dika sebagai ajang untuk menggembangkan diri ini merupakan kebanggaan untuk seluruh civitas akademika Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. (red.Jurnal_Yudita) 

Thursday, May 12, 2016

PUNCAK DIES NATALIS
POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA

Sabtu, 16 April 2016 merupakan Puncak Dies Natalis Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Tahun ini Poltekkes Kemenkes Yogyakarta memperingati lustrum III atau memperingati hari berdirinya yang ke-15. Serangkaian kegiatan dies natalis sudah dilaksanakan lebih kurang satu bulan sebelum puncak dies natalis. Serangkaian kegiatan dies natalis tersebut meliputi lomba Porseni (Tenis Meja, Bulu Tangkis, Catur), lomba Putra Putri Poltekkes Yogyakarta, lomba Tari Kreasi, lomba Kaligrafi, lomba Paduan Suara, lomba Fotografi dan Meme, lomba Lampion, dan LITS (Lomba Inovasi dan Teknologi Siswa).

Pemenang lomba Kaligrafi

Pemenang Lomba LITS


Jalan Sehat


Puncak dies natalis pada hari Sabtu, 16 April 2016 terbagi menjadi dua kegiatan. Kegiatan pertama dilaksanakan pagi hari pada pukul 07.00-12.00 di Kampus I Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Kegiatan tersebut meliputi apel peringatan lustrum III, jalan sehat, fun games, display dari UKM Taekwondo, UKM Marching Band, UKM Tari, dan hiburan lainnya. Selain itu pada kegiatan pagi ini juga diadakan kegiatan donor darah oleh UKM KSR Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, fasilitas pelayanan kesehatan gratis, lomba tumpeng, penjurian lomba fotografi dan meme, serta pengumuman lomba – lomba yang telah diadakan sebelumnya.
         
   Kegiatan kedua puncak dies natalis Poltekkes Kemenkes Yogyakarta adalah malam puncak yang bertemakan konser HALTORE (Health for Future) yang diadakan pada pukul 18.00-selesai di Taman Budaya Yogyakarta. Konser HALTORE ini sekaligus sebagai acara penutup serangkaian kegiatan dies natalis yang telah dilaksanakan lebih kurang sebulan lamanya. Konser HALTORE dimeriahkan oleh beberapa band indie, diantaranya Kacamata Gila Band, Klavikula Band, Deaf ART, Batiga Band, dengan guest star utamanya adalah The Finest Tree. Konser HALTORE tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, melainkan juga dihadiri oleh kalangan diluar kampus.








Dengan diadakannya hari peringatan lustrum III Poltekkes Kemenkes Yogyakarta diharapkan Poltekkes Yogyakarta semakin jaya dan maju untuk masa yang akan datang.

Wednesday, May 11, 2016

FORUM CIVITAS AKAMEDIKA
JURUSAN KEPERAWATAN GIGI
TAHUN 2016
            Forum Civitas Akademika atau yang lebih sering disebut FCA adalah acara rutin yang diselenggarakan oleh Jurusan Keperawatan Gigi. Forum Civitas Akademika sebenarnya diselenggarakan sebanyak 2 (dua) kali dalam satu tahun. Akan tetapi, pada tahun 2016 ini Jurusan Keperawatan Gigi hanya menyelenggarakan sekali dalam setahun. Tujuan diselenggarakan Forum Civitas Akademika ini adalah untuk menampung aspirasi mahasiswa, dosen dan karyawan di Jurusan Keperawatan Gigi, serta untuk membangun Jurusan Keperawatan Gigi menjadi lebih baik lagi.


            Forum Civitas Akademika diselenggarakan oleh Jurusan Keperawatan Gigi dengan Himpunan Mahasiswa (HIMA) Jurusan Keperawatan Gigi sebagai panitia. Dihadiri oleh 82 orang peserta, yakni terdiri dari 20 dosen dan karyawan, 30 Himpunan Mahasiswa Jurusan Keperawatan Gigi, dan 32 orang dari perwakilan setiap kelas.

            Forum Civitas Akademika sendiri telah dipersiapkan sejak akhir bulan Januari 2016. Panitia mengungkapkan ada sedikit kendala dalam mempersiapkan Forum Civitas Akademika 2016 ini. Diantaranya adalah sulitnya untuk mengkoordinaksikan tanggal, hari, jam dan koordinasi dosen. Perlengkapan, ruangan adalah sedikit dari hal-hal yang telah dipersiapkan dengan teliti oleh panitia Forum Civitas Akademika tahun 2016 ini.

            Setiap tahunnya, pokok bahasan Forum Civitas Akademika selalu berbeda. Namun, bila ditahun sebelumnya belum selesai dibahas, maka akan dibahas kembali ditahun berikutnya. Dan untuk tahun 2016 ini, pokok bahasan  Forum Civitas Akademika Jurusan Keperawatan Gigi adalah 85 % membahas tentang akademik.


            Meski ada sedikit kesalahan pada saat menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan beberapa kendala pada perlengkapan. Tetapi Forum Civitas Akademika 2016 kali ini terbilang lancar dan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan sebelumnya. Forum Civitas Akademika tahun ini bertempat di ruang A dan B Kampus Jurusan Keperawatan Gigi.

            Semoga untuk tahun-tahun berikutnya Forum Civitas Akademika semakin sukses dan lancar tanpa kendala maupun kesulitan yang berarti.
oleh     : Lenny Khoirunisa

Monday, May 9, 2016

MuBes BLM Poltekkes Yogyakarta

https://2.bp.blogspot.com/-N2oxugvjVVw/Vr2UDKCeZEI/AAAAAAAAAEQ/hOQTwZqM8I4/s320/DSC_0724.JPG
Mubes adalah musyawarah bersama yang di laksanakan oleh Badan Legislatif Mahasiswaatau yang disingkat BLM, acara ini adalah salah satu rangkaian kegiatan yang selalu di lakukan oleh BLM tiap tahun nya. Mubes ini bertujuan untuk menyepakati atau merancang aturan-aturan mahasiswa yang bertujuan untuk mewujudkan misi dan visi Poltekkes Kemenkes Yogyakarta serta menyatukan mahasiswa antar jurusan Poltekkes KemenkesYogyakarta.

https://3.bp.blogspot.com/-1NgFw4GJQes/Vr2TxpHpvlI/AAAAAAAAAEM/r5v2qFGtm_s/s320/DSC_0516.JPG

Mubes dihadiri oleh organisasi mahasiswa atau ormawa antar Jurusan Poltekkes. Peserta dari ormawa yang hadir pada mubes kali ini cukup banyak kurang lebih 60 peserta, serta ada juga jajaran dari tamu kehormatan yaitu Ketua Kemahasiswaan dari masing-masing jurusan, Jajaran Pudir III dan mantan dari Gebenur masing- masing jurusan tahun lalu serta mantan Presma tahun lalu.
Mubes pada kali ini di laksanakan di GWH Poltekkes Kemenkes Yogyakarta pada tanggal 16 dan 17 Januari 2016,  dress code peserta adalah pakaina berwarna putih serta ber-almamater dan celana kain berwarna hitam, dan memakai sepatu fantofel hitam. Acara di mulai pada pukul 8 pagi acara berlangsung lebih lama karena banyak nya tanggapan dari peserta. dari jadwal yang harus selesai pada pukul 3 sore menjadi jam 6 sore. Acara Mubes selesai setelah masing-masing ketua ormawa menandatangani  AD/ART dari HMJ,BLM dan BEM.