Monday, November 22, 2010

EMPATI JUGA UNTUK KALANGAN SENDIRI

Yudo Pratomo -salah seorang mhs Poltekkes Ykt dari JKG- yg ikut menjadi korban Merapi sedang menerima paket bantuan uang dan barang dari Direktur Poltekkes Ykt.

Hari Senin, 22 Nov 2010, ditengah2 peserta Workshop dan Pelatihan ISO 9001:2008 Unit Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Ykt Th 2010 yg berlangsung di Auditorium Lama Poltekkes Kemenkes Ykt Jl. Tata Bumi 3, Banyuraden, Gamping, Sleman telah diadakan Acara Penyerahan Bantuan Kepada Civitas Akademika Poltekkes Kemenkes Ykt yg menjadi korban bencana Merapi.

Berdasarkan data yg masuk ke Direktorat Poltekkes Ykt, jumlah Civitas Akademika yg rumahnya berada dlm radius berbahaya/berdampak G. Merapi sehingga harus mengungsi tercatat sebanyak -/+ 100 orang. Mereka berasal dari ke-6 Jurusan yg ada di Poltekkes Ykt, baik sebagai mhs, karyawan, maupun dosen Poltekkes Ykt. Rinciannya sbb:
  1. Jurs. Analis Kes.= 23 orang
  2. Jurs. Gizi = 16 orang
  3. Jurs.Kebidanan = 28 orang
  4. Jurs. Keperawatan = 9 orang
  5. Jurs. Kes. Gigi = 12 orang
  6. Jurs. Kes. Lingkungan = 12 orang
Acara Penyerahan Bantuan sebenarnya sudah ditunggu2 sebelumnya (saat para civitas akademika tsb masih mengungsi di berbagai tempat), namun acara ini baru dpt dilaksanakan pd hari Senin, 22 Nov 2010 krn sebelumnya para pejabat dan Civitas Akademika juga disibukkan sbg relawan utk mengurus/melayani para pengungsi yg ada di berbagai lokasi, termasuk yg berada Auditorium Baru Poltekkes Ykt (Graha Bina Husada).

Direktur berfoto bersama ke-6 orang civitas akademika yg mewakili penerimaan scr simbolis bantuan kepada korban Merapi.

Mewakili para korban Merapi dari civitas akademik Poltekkes Ykt dlm acara peyerahan bantuan scr simbolis ini adalah:
  • dari Jurs. Analis Kes: Bpk. I Nyoman Maruto
  • dari Jurs. Gizi: Ibu. Siti Murtafiah
  • dari Jurs. Kebidanan: Bpk. Suradi
  • dari Jurs. Keperawatan: Ibu Kelas A.
  • dari Jurs. Kes. Gigi: Sdr. Yudo Pratomo
  • dari Jurs. Kes. Lingkungan: Bpk. Sardjito Eko W.
Para civitas tsb menerima paket bantuan berupa peralatan mandi (sabun, sikat gigi, odol, dan handuk), Mie instan, Selimut, dan uang tunai sebesar Rp. 300.000,-

Tidak ada kata terlambat utk sebuah empati...

Terima kasih kepada civitas akademika yg menjadi korban Merapi atas kesabaran dan pengertiannya.

No comments:

Post a Comment