Thursday, November 11, 2010

KONDISI BEBERAPA BARAK PENGUNGSIAN MERAPI

Dalam rangkaian kunjungannya ke Yogyakarta pada hari ke-2, Kamis 11 Nov 2010, Kepala Badan PPSDMKes Kemenkes RI -Bpk. dr. Bambang Giatno Rahardjo, MPH- mengunjungi sejumlah tempat untuk memantau kondisi barak2 pengungsian & kesehatan para pengungsi yg ada di Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta. Rombongan yg mengantar kunjungan Ka. Badan PPSDMKes ini terdiri dari 4 mobil, termasuk 1 mobil Elf yg membawa paket bantuan bagi pengungsi dari Poltekkes Kemenkes Ykt.

Tempat pertama yg dikunjungi beliau adalah di Komplek Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Surakarta (Kampus III) di Kab. Klaten, Jateng. Di tempat ini terdapat sebanyak 305 pengungsi yg terdiri dari 2 dusun, yaitu: Dusun Sidorejo dan Kendalsari. Para pengungsi mulai menempati Komplek Kampus III ini sejak Jum'at, 5 Nov 2010 pukul 05.30 WIB. Diantara pengungsi juga terdapat ibu2 yg melahirkan anaknya di lokasi pengungsian tsb.

Ka. Badan PPSDM Kes saat menanyakan kondisi salah seorang manula yg menjadi pengungsi di Kampus Jurs. Kebidanan Poltekkes Surakarta di Klaten.

Peninjauan pelaksanaan posyandu oleh para mhs dan dosen Jurs. Kebidn Poltekkes Surakarta guna menjaga kesehatan para bayi, balita, dan ibu2 pengungsi.

Relawan mhs Poltekkes Kemenkes Surakarta sedang menghibur anak pengungsi dgn permainan/game di lapangan Kampus Jurs. Kebidanan Poltekkes Surakarta di Klaten.


Lokasi kunjungan selanjutnya adalah di Stadion Maguwoharjo Sleman. Disini merupakan lokasi pengungsian terbesar sejak terjadinya erupsi besar Merapi pada hari Jum'at 5 Nov 2010. Di tempat ini terlihat jumlah pengungsi yg ada sudah tidak sepadat hari2 sebelumnya. Ka. Badan PPSDM Kes meninjau ke-2 titik pos kesehatan yg ada di Stadion Maguwoharjo. Disini terdapat banyak tenaga relawan kesehatan yg datang dari berbagai organisasi dan daerah. Diantara mereka juga telah mendirikan pos kesehatan sendiri guna menyalurkan bantuan bagi para pengungsi.

Ka. Badan PPSDM Kes (bertopi putih) saat melintas diantara tumpukan pakaian pantas pakai sumbangan utk para pengungsi di Stadion Maguwoharjo, SLeman.


Lokasi kunjungan ke-3 adalah di tempat pengungsian Merapi yg berada di Balai Desa Margodadi Sleman. Disini Ka. Badan PPSDM Kes mendapatkan laporan ttg kondisi tempat pengungsian dan kesehatan pengungsinya. Di lokasi ini terdapat 300 orang pengungsi yg berlindung di balai desa dan sekolah dasar yg berada didekatnya. Setelah ngetan-ngulon membawa (ider) bantuan, akhirnya di lokasi ini secara simbolis Ka. Badan PPSDM Kes menyerahkan paket bantuan dari Poltekkes Kemenkes Ykt yg diterima scr resmi oleh Ka. Desa Margodadi.

Bantuan logistik (beras, mie instan, selimut, tikar, dll) dari Poltekkes Kemenkes Ykt sedang diturunkan oleh para petugas di Balai Desa Margodadi Sleman.

Ka. Badan PPSDM Kes menyerahkan scr simbolis paket bantuan untuk para pengungsi di Balai Desa Margodadi Sleman.


Diluar posko pengungsian resmi tsb, masih banyak bertebaran posko2 pengungsian tidak resmi/mandiri yg dikelola secara swadaya/swadana oleh warga masyarakat sekitarnya. Umumnya kondisi dari posko2 pengungsian mandiri tsb tidak lebih baik daripada posko yg resmi. Bantuan yg masuk ke posko mandiri juga belum sebanyak yg diterima oleh posko resmi. Untuk itu, perhatian, kepedulian & bantuan dari para donatur tetap dibutuhkan demi membantu para pengungsi yg ada, sehingga mereka dpt tercukupi kebutuhannya dan terjaga kesehatannya.

No comments:

Post a Comment