Friday, November 19, 2010

MESIN JAHIT UNTUK PENGUNGSI MERAPI

Ibu2 pengungsi sedang mengisi waktu selama di pengungsian dgn berlatih ketrampilan menjahit menggunakan mesin jahit bantuan dari Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

Terhitung sejak Hari Selasa 16 Nov 2010, para pengungsi yg berada di Posko Pengungsian Auditorium Graha Bina Husada Poltekkes Kemenkes Ykt (khususnya Ibu2 & remaja putri) dapat lebih berbahagia karena telah mendapat fasilitas tambahan untuk mengisi waktu dan melatih ketrampilan. Hal ini dikarenakan telah datangnya bantuan berupa 2 unit mesin jahit untuk para pengungsi. Pembelian 2 unit mesin jahit ini merupakan bantuan dari Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

Seorang Ibu warga pengungsi sedang menjahit sachet sisa bungkus minuman untuk dibuat berbagai bentuk barang seperti tas, kantong belanja, dll.

Setelah sebelumnya melalui program Bank Sampah para pengungsi dibina utk dapat melakukan pemilahan sampah yg dihasilkan selama berada di Auditorium Baru Poltekkes Kemenkes Ykt ini, maka selanjutnya sampah2 yg masih dapat didaur ulang/ re-use (berupa sachet makanan/minuman, dll) dicoba manfaatkan sbg bahan utk membuat tas/ kantong belanja, taplak meja, tikar, dll. Hasil jahitan dari bahan2 daur ulang tsb juga layak utk dijual karena bernilai ekonomi dan ramah lingkungan.

Terima Kasih Poltekkes Kemenkes Bengkulu !


Dengan kehadiran 2 unit mesin jahit ini, maka para pengungsi akan semakin banyak pilihan kesibukan/kegiatan yg positif untuk mengisi waktu selama masih berada di Posko Pengungsian.

No comments:

Post a Comment